Jual Kambing di Bojonegoro Kelompok Ternak Tak Kesusahan Pakan

Jual Kambing di Bojonegoro Kelompok Ternak Tak Kesusahan Pakan

Jual Kambing di Bojonegoro Kelompok Ternak Tak Kesusahan Pakan – Usaha ternak kambing, atau persisnya penggemukan kambing, kelihatannya mulai disukai masyarakat di Kabupaten Bojonegoro. Bisa dibuktikan, beberapa masyarakat di Dusun Ngampal Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro ini secara bergerombol serius menekuni usaha peternakan (penggemukan) kambing atau domba.

Jual Kambing di Bojonegoro Kelompok Ternak Tak Kesusahan Pakan

Kenapa Jual Kambing di Bojonegoro Tetap Ramai?

Salah satu alasan kenapa jual kambing di Bojonegogo tetap menjadi idaman adalah karena di Kabupaten Bojonegoro, sumber pakan kambing yang berasal dari limbah produksi pertanian, seperti kedelai, kulit jagung, jerami, , sangat melimpah ruah di desa setempat dan di hampir semua wilayah Kabupaten Bojonegoro.

Disamping itu, keinginan akan keperluan daging (kambing) semakin meningkat. Ditambah lagi menjelang perayaan hari raya Iduladha, keinginan kambing untuk hewan kurban relatif lumayan banyak, hingga usaha jual kambing di Bojonegoro mempunyai prospect yang cukup bagus untuk kenaikan ekonomi warga di tempat.

 

Sejarah Terbentuknya Tunggal Jagad Jual Kambing Bojonegoro

Menyaksikan keadaan itu, lalu beberapa masyarakat di Dusun Ngampal Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro memiliki inisiatif membuat barisan ternak jual kambing Bojonegoro yang mereka berikan nama ‘Tunggal Jagad’ yang sekarang ini beranggotakan 11 orang.

Menurut ketua kelompok ternak jual kambing Bojonegoro Tunggal Jagad, sebelumnya dianya punya niat ingin menekuni usaha ternak kambing sendirian, hingga dia memulai usaha itu dengan membuat kandang memiliki ukuran 20 mtr. kali 20 mtr.

Tetapi karena kekuran Sementara untuk pakan ternak kambing itu, Andri akui kelompoknya membuat sendiri, dengan beli bahan baku dari beberapa petani di daerahnya, berbentuk sampah pertanian seperti jerami, kulit kedelai dan tangkai jagung (tebon), dan sebagainya, yang menurut dia benar-benar berlimpah.gan modal untuk pembelian bibit kambing dan ada banyak ruangan kosong di kandang yang baru dia buat, hingga dianya memiliki inisiatif tawarkan ke beberapa tetangga untuk membuat barisan ternak dan jual kambing di Bojonegoro supaya bisa bersama memiara kambing secara barisan, dengan memakai kandang yang sudah ia bikin itu.

 

Berapa Modal dan Jual Kambing di Bojonegoro Tunggal Jagad?

Ketua jual beli kambing di Bojonegoro  menjelaskan jika kambing yang dibeli untuk digemukkan rerata umur 6 sampai tujuh bulan pada harga range Rp. 1,5 juta РRp 1,7 juta. Selanjutnya kambing-kambing itu dirawat untuk digemukkan sampai umur lebih kurang satu tahun atau sepanjang lima bulan (150 hari) perawatan.

Berapa Modal dan Jual Kambing di Bojonegoro Tunggal Jagad?
Berapa Modal dan Jual Kambing di Bojonegoro Tunggal Jagad?

Menurut Andri, ketua jual kambing di Bojonegoro, untuk kambing umur satu tahun, nilai jualnya range Rp 2,5 juta sampai Rp 3 juta, hingga masihlah ada margin keuntungan kotor range Rp 1 juta sampai Rp 1,3 juta untuk setiap ekor kambing. Sementara untuk ongkos pakan tiap kambing sejumlah Rp 2 ribu setiap hari. Dengan demikian untuk periode waktu lima bulan atau 150 hari penggemukan, tiap ekor kambing memerlukan ongkos sejumlah Rp 300 ribu.

Jadi sepanjang periode waktu lima bulan penggemukan, tiap ekor kambing keuntungan bersih range 700 ribu rupiah sampai 1 juta rupiah. Jika cocok hari raya iduladha, keuntungannya dapat semakin besar.

 

Mengharap Mendapatkan Dana Peningkatan Usaha Jual Kambing di Bojonegoro

Menyaksikan prospect usaha ternak kambing secara barisan yang menurut dia cukup prospektif, Andri bersama anggota kelompokya berkemauan untuk meningkatkan usaha penggemukan kambing itu, tetapi menurut dia sekarang ini dianya bersama anggota kelompoknya masih terhalang berkaitan bermodalkan, terutamanya untuk pengerjaan kandang dan pembelian bibit.

Sementara tempat untuk membuat kandang, Andri akui masihlah ada tanah punya keluarganya memiliki ukuran 40 mtr. kali 30 mtr. yang telah dipersiapkan untuk peningkatan usaha jual kambing Bojonegoro itu bersama-sama dengan anggota kelompoknya.

“Modal yang terbesar untuk pengerjaan kandang, yang ke-2 modal untuk pembelian bibit kambing. Untuk tempat kebenaran ini telah ada yang gagasan akan saya gunakan untuk peningkatan ternak kambing bersama anggota barisan lainnya. Hitung-hitung menolong kenaikan ekonomi beberapa tetangga,” papar Andri, Ketua kelompok ternak jual kambing Bojonegoro .

Andri akui jika untuk modal usaha ternak (penggemukan) kambing dan jual kambing di Bojonegoro kelompoknya sekarang ini, dianya bersama anggota barisan lainnya tidak memakai modal utang dari bank. Sementara saat ditanyakan apa pernah terima kontribusi, baik dari pemerintahan atau instansi lain, Andri akui sampai sekarang ini barisan ternak yang dia memimpin tidak pernah terima kontribusi.

“Pernah sich mengharap peroleh bantuan, tetapi ke mana mengajukannya ini masih mencarinya info. Ynag ke-2 , barisan ternak kami ini baru dua tahun berdiri, masih termasuk baru, jadi mungkin sedikit yang mengetahui kali,” papar Andri.

Andri mengutarakan jika sekarang ini dianya bersama anggota kelompoknya masih konsentrasi memiara kambing-kambing yang sekarang ini dipunyai, sekalian mengharap menjelang perayaan hari raya Iduladha tahun ini, usaha jual kambing Bojonegoro punya kelompoknya banyak yang laris terjual dan memperoleh keuntungan yang semakin besar, hingga bisa dipakai untuk modal pembelian bibit semakin banyak kembali, supaya usaha kelompoknya itu terus berkembang.

 

Hubungi Tunggal Jagad Jual Kambing Bojonegoro

Nah, Jika pembaca BundaKita Berniat membeli kambing  untuk kurban, aqiqah, ataupun untuk tasyakuran yang lain, datang saja ke Jual Kambing Bojonegoro Tunggal Jagad ini.

Bunda bisa mengontak nomor telephone punya Andri sang ketua kelompok ternak Tunggal Jagad Jual Kambing dengan nomor Hp  081559521922 atau pada anggota kelompoknya yang namanya Suhadi, di nomor 08123445695.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *